Postingan

REFILL QALBU

Gambar
  Hari ini adalah haripertama libauta kampus nih,  Alhamdulillah satu perjalan satu tahun akademik telah berlalu, setealah gatheting tgl 18-19 Agustus 2026 telah berhasil dilakukan dan alhamdulillah, saya berhasil inkut waluap dalam kondisi yanag sedang tidak fit 100%, tetapi ada niat satu di hati saya, engage, keersamaan ini yang memberikan saya nikmat kesaehatan dan keberkahan, walaupun sesi utam saya tidak all out. Hari ini saya inging refleksi untuk disi , selama liburan di pagi hari agar saya lebih mengenal diri, maka tulisan ini saya beri judul IQ yakni Isi Qalbu Ayat selanjutnya adalah QS ayat 3 ayat 9 dan 31 B aik. Ini bisa dijadikan pengantar sebelum masuk ke kajian berikutnya , dengan bahasa reflektif seperti sharing session Abu Marlo: Sharing Abu Marlo — “Mengenal 5 Aku dalam Diri” Dalam diri kita, sebenarnya ada “Aku” yang bertingkat . Kita sering mengatakan “aku” , tetapi sebenarnya perlu kita pahami: aku yang mana? Dalam sharing ini, kita diajak mengenal 5 tingka...

Skill up AI for Administration

A.Program Pembeljaran AI non akademik  Basic AI - 3 bulan Basic IoT - 3 bulan Intermediate AI - 6 Bulan Intermaediate IoT -  6 Bulan Pengembangan Aplikasi - 9 bulan Riset dan Inovasi - 12 Bulan B.Program Pembeljaran AI non akademik 

Sosialisasi Penggunaan Growtrack sebagai alat bantu Pendeteksi Stunting Berbasis Internet of Things untuk kegiatan Pengabdian Masyarakat di Semester Genap TA 2025/2026

Gambar
  paparan tentang Growtrack 1. Urgensi Pencegahan Stunting: Melindungi 1.000 Hari Pertama Kehidupan Stunting merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa, dengan prevalensi di Indonesia yang masih menyentuh angka 21,5% . Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan adalah titik kritis di mana keterlambatan deteksi dapat berdampak permanen pada perkembangan kognitif, motorik, dan produktivitas anak di masa depan . Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, kami menekankan bahwa kecepatan dan ketepatan pengukuran adalah garis pertahanan pertama dalam mencegah gagal tumbuh pada balita . 2. Tantangan Metode Konvensional: Mengapa Kita Perlu Berinovasi? Selama ini, Posyandu masih mengandalkan alat manual seperti dacin atau stadiometer yang memiliki beberapa kelemahan utama . Proses pengukuran manual sering kali memakan waktu lama sehingga membuat bayi rewel , rentan terhadap human error dalam pembacaan visual, serta sistem pencatatan buku fisik yang mudah rusak atau hilang , . Hal ini menyeb...